Pada gambar 1-2 diterangkan configurasi utama pompa bahan bakar tipe in-tank. Kebanyakan pompa bahan bakar tipenya adalah impeller. Pompa ini dipasang di dalam fuel tank, oleh karena itulah unggul dibandingkan dengan external fuel pump sebagai berikut:
- Bunyi suara yang ditimbulkan sedikit dan tingkat getaran bahan bakarnya juga lebih sedikit
- Momennya kecil dan putannya tinggi sehingga bentuknya bisa dibuat kompak dan ringan
- Tingkat pencegahan kebocoran dan vapor lock cukup baik.
Fuel pump jenis ini terdiri dari DC motor dan turbine pump, yang menyatu dengan menggunakan motor penggerak impeller dan ruang pompa yang terdiri dari pump casing, pump cover, relief valve dan check valve. Gambar 1-2 adalah ilustrasi mekanisme kerja fuel pump. Ketika gaya putar disalurkan ke impeller, maka akan dihasilkan gap tekanan dari gesekan antara ulir sekeliling impeller dan fluid. Motor akan terus bekerja, dan kemudian fuel fluid yang dihasilkan dari aliran spiral akan lewat melaui motor untuk menaikkan tekanan. Kemudian tekanan yang naik tersebut akan membuka check valve untuk menghantarkan bahan bakar ke outlet. Fuel pump ini mempunyai kecepatan antara 1,700 ~ 2,500rpm, tekanan keluar sekitar. 3.0 ~ 6.0kg/cm2. Rentang tekanan jalur bahan bakar antara 2.75 ~ 3.45kg/cm2.
Relief Valve
Fuel pump dijalankan oleh DC motor dengan kecepatan tetap, oleh karena itulah tekanannya untuk mengeluarkan bahan bakar cenderung selalui konstan, tanpa dipengaruhi kecepatan mesin. Tekanan yang dikeluarkan diset berdasarkan range putaran mesin tinggi, dan akan naik tinggi ketika kecepatan mesin rendah dengan konsumsi oli yang lebih sedikit. Tekanan yang tidak normal akan membuka relief valve agar tekanan tetap lebih rendah dan mempertahankan tekanan di jalur bahan bakar agat tetap konstan.
Check Valve
Begitu fuel pump berhenti pegas yang ada pada check valve secara otomatis akan menutup lubang outlet, untuk menjaga agar takanan bahan bakar di jalur selalu tetap, dan untuk menghindari kemungkinan terjadi vapor lock di dalam jalur bahan bakar karena tekanan tinggi ketika cuaca panas atau setelah mesin dimatikan, dan untuk memastikan agar pada saat mesin distart nanti akan mudah. Sebagai tambahan katup tersebut berfungsi untuk mencegah arus balik karena tekanan yang berlebihan di dalam jalur bahan bakar ketika mesin di start.
Jumat, 29 Maret 2013
In Tank Fuel Pump
Share this
Related Articles :
Body Electrical Troubleshooting Cara membaca diagram schematic (Electrical Troubleshooting Manual) 1. Pengenalan Panduan ini terdiri dari lima bagian utama da ...
Injector tipe MPIGambar dibawah memperlihatkan tipikal konfigurasi suplai bahan bakar sistem MPI. Dengan menggunakan beberapa sensor, MPI system secara ...
Memeriksa Kerja Fuel Pump1. Putar kunci kontak ke posisi OFF. 2. Hubunkan power battery secara langsung ke fuel pump drive connector (Lihat gambar pengetesan f ...
Index lokasi komponenKetika anda ingin menempatkan skema komponen pada kendaraan, maka gunakanlah indek lokasi komponen, yang mengikuti setiap skema yang a ...
Konfigurasi conectorBagian ini memperlihatkan lubang atau letak terminal yang ada di dalam multi-pin connector. Dengan konfigurasi connector ini membantu ...
Ads
Kategori
Popular
-
Fungsi kopling adalah untuk meneruskan dan memutuskan putaran mesin ke transmisi. Pada setiap kendaraan mempunyai berbagai macam ...
-
Bagian-bagian Mesin Gerinda Datar (Surface Grinding Machine) Pada kali ini kita akan membahas tentang Bagian-bagian Mesin Gerinda Data...
-
Mengenal Jenis Jenis Power Tools Power Tools adalah peralàtan yang sumber tenaganya bukan dari tenaga manusia, tetapi tenaga menggunakan ...
-
Perlengkapan Mesin Gerinda datar Mesin gerinda datar secara umum dilengkapi tiga jenis perlengkapan utama yaitu perlengkapan pencekama...
-
1. Fungsi Elektroda Elektroda secara umum mempunyai fungsi : Inti elektroda : - Sebagai penghantar arus listrik dari tang elektroda...